Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label linux. Tampilkan semua postingan

Senin, April 08, 2019

Menjalankan file berekstensi swf di Linuxmint

Untuk menjalankan file swf di linuxmint, bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut

  1. buat file  .mime.types di folder home. Dan di dalam file tersebut tuliskan satu baris tulisan application/x-shockwave-flash swf swfl
  2. Buka Firefox dan ketik about:config. Di pencarian ketik plugins.http_https_only. Ubah nilainya menjadi false
  3. Restart Firefox

Sumber https://ubuntuforums.org/showthread.php?t=2386372&p=13745872#post13745872

Minggu, Februari 03, 2019

Install Freemind

Untuk install freemind saya menggunakan snap. Jadi pertama instal snap dulu dengan perintah:
$ sudo apt update
$ sudo apt install snapd

Setelah snap terinstal, lakukan perintah:
sudo snap install freemind

Biar freemind muncul di menu, lakukan hal sebagai berikut sesuai petunjuk di sini:

  1. Open your $HOME folder.
  2. Go to View → Show Hidden Files or press Ctrl + H.
  3. Right click on .profile and click on Open With Text Editor.
  4. Scroll to the bottom and add PATH="$PATH:/snap/bin/freemind".
  5. Save.
  6. Log out and log back in to apply changes (let Ubuntu actually load .profile). 
menjadi seperti ini:



Kamis, November 22, 2018

Merekam internal audio dengan gtk-recordmydesktop

Supaya bisa merekam internal audio pada saat menggunakan gtk-recordmydesktop
ikuti langkah-langkah yang ada di sini

Selasa, Oktober 23, 2018

Menyembunyikan menu boot

Untuk menyembunyikan boot menu bisa menggunakan langkah-langkah yang ada di sini, dengan mengetikkan di terminal

sudo nano /etc/default/grub
sehingga menjadi seperti gambar di bawah ini:



Setelah itu lakukan sudo update-grub

Boot rusak

Untuk mengatasi boot rusak setelah update kernel bisa menggunakan Boot-Repair. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

sudo add-apt-repository ppa:yannubuntu/boot-repair
sudo apt-get update
sudo apt-get install -y boot-repair && boot-repair

Dan tentu saja hal itu dilakukan dari live USB.

Rabu, September 19, 2018

rdesktop

Untuk me-remote mesin windows menggunakan mesin Linux bisa menggunakan rdesktop
contoh penggunaan seperti di bawah dengan mengetikkan di terminal:
rdesktop -u Administrator 10.33.7.5:3393 -g 90% -r sound:remote

Selasa, September 11, 2018

Remmina dan Vino

Untuk meremote mesin linux yang lain dengan protocol vnc bisa menggunakan Remmina. Sedangkan di mesin target bisa menggunakan Vino. Cuman belum tau cara mengaktifkan Vino melalui ssh. Jadi untuk mengaktifkan Vino harus kontak fisik dengan mesin target. Untuk mengaktifkan, ketik di terminal:
/usr/lib/vino/vino-server &.

Tambahan :
1. Install remmina-plugin-vnc di client bila menggunakan vnc
2. setting password di : vino-preferences

Pada eksperimen kali ini, mesin target menggunakan Linux Mint 14 Nadya dan yang untuk meremote menggunakan Linux Mint 19 Tara.

Selasa, Agustus 28, 2018

Install Dokuwiki

Mencoba install dokuwiki dan berhasil. Tentu saja menemui beberapa kendala. Saya tidak yakin di mana kendalanya tapi kira-kiranya akan saya tulis di bawah. Sebelumnya spesifikasi yang saya gunakan adalah sebagai berikut

  1. OS  Linux Mint 19 Tara 64-bit
  2. Versi apache: Apache/2.4.29 (Ubuntu)
  3. Versi php: 7.2.7-0ubuntu0.18.04.2
Tahapan install:
  1. Install apache
  2. Install php
  3. Unduh dokuwiki yang versi stabil di sini
  4. Extrak file hasil unduh, ditaruh /var/www/html/ sesuai petunjuk dari sini (saya menemui kesalahan ketika menaruhnya di /var/www/)
  5. Buka terminal, sesuai petunjuk di sini, pindah ke direktori /var/www/html/dokuwiki ketikkan perintah: chmod -R 777 data/ ; chmod -R 777 lib/ ; chmod -R 777 conf/
  6.  Buka terminal, ketikkan sudo a2enmod rewrite (entah ini ngaruh atau ngga dan lupa dapat dari mana) 
  7. Rename .htaccess.dist (hidden file) menjadi .htaccess (ngga tau juga ini ngaruh atau ngga)
  8. Ubah config 000-default.conf seperti petunjuk di sini menjadi:
    <Directory /var/www/html/dokuwiki>
                order deny,allow
                allow from all
            </Directory>
    
            <LocationMatch "/(data|conf|bin|inc)/">
                order allow,deny
                deny from all
                satisfy all
            </LocationMatch>
     (ngga tau juga ding ini ngaruh atau ngga)
  9. Ketik di browser http://localhost/dokuwiki/install.php
  10. Masuk konfigurasi dokuwiki dan selesai
Semoga bener, maaf kalau agak kacau dan ada salah-salah nulisnya. Sepertinya itu tidak lebih dari rangkuman dari ini, cuman dibahasa-Indonesiakan dan biar bisa menjadi pengingat saja, terutama pada peletakan folder dokuwiki.

Sabtu, Agustus 18, 2018

foobar2000 pada Linux Mint 19 Tara 64-bit


apapun OS-nya, foobar2000 music playernya

Winehq

Senin, Agustus 13, 2018

Afternoon Stalker

afternoon stalker
https://perso.b2b2c.ca/~sarrazip/dev/afternoonstalker.html





Compiz Linux Mint 19 Tara 64 Bit

Dulu pernah mencoba install beryl, sekarang telah disajikan dengan indah oleh linux mint.








Minggu, Oktober 23, 2011

Nge-lomo

1. GIMP
2. Elsamuko script GIMP
3. Ekstrak ke folder script. Misal: /home/user/.gimp-2.6/scripts (dalam hal ini Linux Mint).
4. Anggap saja gambar & lainnya sudah siap.

5. Crop gambar menjadi bujur sangkar.









7. Filters > Decor > Antique Photo Border





8. Merge visible layers





9. Filters (lagi) > Light and shadow > Lomo



10. Colors > XPro Green



14. Merge visible layers (lagi)



15. Selesai.

Jumat, Juli 16, 2010

Install Ubuntu Server & Ubuntu Dekstop 10.04

Melanjutkan kisah kemarin tentang obsesi install Ubuntu (lagi) setelah sekian lama absen dari dunia per-Ubuntu-an. Jadi, ketika Wonosobo mengadakan Wonosobo Expo 2010 dan saya sedang kluyuran ketemu old pal yang jualan komputer itu. Oiya, saya beli keyboard dan kabel USB panjang yang bisa untuk disambung-sambung. Secara sambil lalu lihat brosur kok ada list Ubuntu (server & desktop). "Tak beli sini dua-duanya" kata saya. "Ndak usah sama sampean cukup setor flashdisk" balasnya. Ya okelah tranfer file pun berlangsung. Setelah itu segera saja diburn ke cd.

Cukup lama kedua keping cd itu ndongkrok di meja. ehm..males... ehm.. ihihihi..

Pada kesempatan lain, saya peroleh lungsuran PC P4 2,8 Ghz RAM 256Mb Hardisk 40Gb. "Cukup", pikir saya. Sampai pada beberapa waktu proses menginstall Ubuntu belum terlaksana, malah menceng lagi, iseng saya install Win XP. Lumayan..ngehang, dan terkadang walaupun jalan dan gak ngehang, tapi terasa lelet.

Karena kebetulan Expo masih belum tutup maka dicarilah RAM DDR I lagi untuk tambah-tambah modal. Cari yang 1 Gb tidak kesampean, barang langka si. Ya terang saja saya alih channel ke yang ada dan didapat yang 512 Mb sehingga total menjadi 768 Mb. "Lumayanlah cukup", pikir saya. Win Xp tetep belum memuaskan, terutama jika dihubungkan dengan keinginan saya sebagaimana tersebut di atas.

Akhirnya ya begitulah saya putuskan saja mendadak "Ubuntu server!". Dan....blar ..! working like a charm. Baiklah, memang lancar tapi kok monitornya item melulu lama-lama bosen selain itu repot juga, saya pun coba untuk menindih Ubuntu Server dengan Ubuntu desktop dan meluncurlah sudo apt-get install Ubuntu-Desktop. Plus minus 5 jam proses download berlangsung. Dan hasilnya pun... blar...! working like charm...

Masih belum puas sampai disitu, saya coba localhost, sebagai final experimen saya. Dan mengistall wordpress dan blar..! working like a charm again.

(Semua proses tidak diceritakan, asli mbosenin, gilak apa 5 jam belum ditambah install yang server)

Oiya, disitu tidak ada partisi ntfs atau FAT32 sama sekali. Mutlak hardisk 40 Gb saya alokasikan untuk ext4 full, biar tidak mules. Dengan komposisi 12 Gb untuk primary dan 1 Gb untuk swap sedangkan sisanya ya untuk gudang.

Dah ah, gitu dulu, dan kesan saya "it's worth".

Sabtu, April 17, 2010

Toko komputer di pojok jalan


Ingin menulis tetapi tidak tahu menulis apa. Mengumpulkan sisa-sisa energi yang tersisa untuk mampu menulis sekedarnya. Tadi sore datang ke kondangan teman SMA ketemu beberapa teman lama. Salah satunya hendak membuka toko komputer. Ini sih saya seneng banget karena yang bukak memang sudah terbukti ahli dibidangnya.

Nah lama-lama mulai kebuka tabir kabut malam. Jadi pada kesempatan itu saya pergunakan untuk konsultasi, dikit-dikit. Jadi tadi mendiskusi tentang program yang ruwet itu (programnya anonim aja deh). Yang konon kabarnya harus menunggang apache dengan dikombinasikan sedel pgsql. Komentarnya bagus juga, yaitu programnya terlalu gemuk. Sedangkan disatu sisi ada yang lebih mini lagi tetapi powerful. Saya tidak komentar banyak, karena konon memang konstrainnya banyak tur gek ya nggak mudeng. Ini sih hubungannya sama pgsqlnya. Jadi diselidiki belum begitu jelas dimana kegemukannya. Menurut saya, itu pas. Dengan sedikit pertimbangan yang juga masih kabur. Walah nggladrah.

Akhirnya diputuskan untuk instal Ubuntu (lagi) di laptop saya ini. Pada kesempatan pertama dicoba instal pake flashdisk dan berhasil booting, hanya saja gagal pada proses instalnya maka bergantilah cara mengisntal dengan DVD CD Ubuntu versi 9.04 dan gagal. Secara sengaja memang saya pernah pesan Ubuntu hanya saja yang dua terakhir masih belum terbuka bungkusnya. Ketika dibuka masih ada stikernya dan stiker Ubuntunya diminta, ya saya bolehkan saja karena dia lebih maniak pada OS yang kaya gituan, lebih pantes. Paling juga kalo dipasang di lid laptop saya paling juga laptopnya tiarap, minder. Kembali pada instalasi, proses instal masih juga gagal. Tidak tahu kenapa, katanya memang laptopnya yang sudah ketuaan (2004= 6 tahun, moga2 panjang umur .. Amin).

Nah, pada kesempatan itu saya kagum pada flashdisknya yang berisi berbagai macam OS atau tool-tool yang berguna. Ketika saya tanya bagaimana caranya, dia mengajukan blognya. Nah biar tidak tersesat kalau saya coba menuliskan caranya disini (belum nyoba juga si) maka sebaiknya menuju kesumbernya yang jelas telah ditulis dengan runut dan kemampuan yang memang sudah pada tempatnya yaitu di sini . Artikel-artikel bermanfaat lainnya juga dapat ditemui di sana di TechnoManiac's Blog: Longkrang, Wonosobo.

Jumat, Juli 20, 2007

Mencoba Install Beryl di Ubuntu Feisty

Setelah menginstal WinOS, yang saya lakukan adalah menginstall Ubuntu Feisty Fawn. Sebelumnya, saya nol besar masalah perlinux-an, dan karena Ubuntu FF ini sudah memenuhi apa yang saya butuhkan, makanya saya jadi tertarik lagi untuk kembali menjamah perlinux-an. Bagusnya dibandingkan yang Debian, pada Ubuntu FF ini, hampir semua driver bisa jalan di Toshiba saya. Misalnya, alsa-nya (dulu di Debian setengah idup nyarinya) dan gstreamer0.10-plugins-ugly buat nyalain XMMS juga ok, DVD playernya ok. Sedikit replacing pada dpkg (saya lupa ini pake apaan dpkgnya) buat DVD playernya . Networking, wired dan wireless ok. Termasuk juga ppp (dialup) juga ok. Oiya, pada dialup ini saya sangat terbantu dengan server cepatnya Harry Sufehmi, dalam proses instal-menginstal guna mencapai repository nun jauh disono.

Untuk lebih mendukung dengan WinOS, tetep ada VirtualBox tentunya. Sebenarnya sih ini termasuk usaha untuk prestis-prestis-an saja ding. Setelah itu eksperimen saya lanjutkan pada instalasi beryl. Ini juga termasuk usaha prestis-prestisan, " walaupun pake linux tapi kan bisa 3D to?" Walaupun pada akhirnya (sampai saat ini) saya masih gagal mengimplementasikannya.

Untuk instalasi beryl, panduan yang saya gunakan adalah yang ada di http://wiki.beryl-project.org/wiki/ . Dan segala macam proses gogling-menggogling tentunya. Tapi, sepertinya hanya kebuntuan yang saya temukan. Walau beryl-manager sudah muncul, begitu saya ketik beryl di cmd, yang terjadi malah monitornya nyekrik (boso opo iki?). Dan baru saja, saya coba lagi lihat kesana sepertinya halamannya sudah ilang. Cached google masih ada di sini.

Dan setalah dipikir-pikir, direnungkan secara mendalam, walaupun belum mencapai kesimpulan, saya curiga, jangan-jangan saya salah cari panduan? Dengan kata lain, sepertinya panduan instalasi beryl yang di atas tersebut sudah tidak berlaku buat Ubuntu FF, terutama buat chipset Intel. Mungkin bisa jalan kalau buat nVidia dan ATi

glxinfo | grep direct:
direct rendering: No
OpenGL renderer string: Mesa GLX Indirect

Sesekali nglirik pojokan, antara: 'sembunyikan preview' dan 'pratinjau' ... kata yang aneh..


+ (01 03 08) update: tidak ada apa-apa di sini, khususon info beryl , solusinya belum nemu alias sedang males ngoprek linux, khususon ubuntu

Rabu, April 12, 2006

semalam bersama debi

post under: debi bikin pegel


Kejadian 1 April (basi banget abis! Pas April Mop lagi..)

Grrhhhh ..zzzz. Terdengar dengkuran Mr. Z dibelakang. Kasian abis instalin Debi di Toshiba Satellite A35-S159, teler pula dia. Permasalahan beberapa masalah bisa diatasi, misalnya layarnya yang tadinya cuma 800x600 bisa pulih ke 1024x768. OK!

Giliran WinAmp-nya halah... Padahal sepertinya sudah komplit alsanya, tapi kok ngga bunyi-bunyi yach? Ah bodo.., bisa diabaikan. Pindah ke browser, pertama Konqueror..'duhh ribet juga nehh, ngga ada NoScript, XRay, dkk, buntut2nya crash, payah.. . Tes browser disambi instal Y!M (!important he..he..). Sukses. Sekarang make Modzilla, lumayan paham.. xi..xi..xi..

Ah, tapi kok ribet si Debi ya?

Bek tu Windows dulu ajalah, ikut Mr. Z yang memang sih katanya hobi make Linux, tapi just 4 fun .. (heran..yang fun apanya ya? sementara bagi saya sepertinya masih memusingkan..)

Yang penting just do it dulu, terobel masih dalam masa evaluasi..